BERORGANISASI UNTUK BERAMAL

SELAMAT DATANG

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Minggu, 10 Juli 2011

ANEMIA PADA IBU HAMIL

ANEMIA PADA IBU HAMIL

A. PENGERTIAN
Anemia (penyakit kurang darah) adalah suatu keadaan di mana kadar Hb dalam darah kurang dari 11 gr %

B. TANDA / GEJALA.
Tanda / gejala antara lain:
1. Mata berkunang-kunang.
2. Lemah.
3. Badan lesu.
4. Cepat lelah.
5. Wajah / muka pucat.
6. Lidah, bibir, kuku pucat sekali.
7. Gampang mengantuk.

C. KLASIFIKASI ANEMIA PADA IBUHAMIL
Anemia dapat dikategorikan sebagai berikut:
1. Anemia berat, apabila kadar Hb dalam darah kurang dari 8 gr %.
2. Anemia ringan, apabila kadar Hb dalam darah 8 – 11 gr %.

D. FAKTOR PENYEBAB
Sebagian besar penyebab anemia di Indonesia karena kurang zar besi dalam tubuh disebabkan karena:
1. Kurangnya konsumsi makanan yang kaya akan besi, terutama yang berasal dari sumber hewani.
2. Kebutuhan yang meningkat karena kehamilan.
3. Kehilangan besi yang berlebihan karena perdarahan.
4. Ketidakseimbangan antara kebutuhan tubuh akan besi dibandingkan dengan penyerapan dari makanan.

E. AKIBAT LANJUTAN
Pada ibu hamil yang anemia dapat mengalami:
1. Keguguran.
2. Lahir sebelum waktunya.
3. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
4. Perdarahan sebelum dan pada waktu persalinan.
5. Dapat menimbulkan kematian.

F. TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN SEHUBUNGAN DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL
1. Pencegahan dan penanggulangan anemia antara lain :
 Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat hewani seperti hati, ikan, daging, dan sumber nabati seperti: sayuran hijau, tempe, tahu dan buah-buahan yang berwarna.
 Hindarkan pantangan terhadap makanan yang keliru yang dapat merugikan kesehatan ibu seperti ikan, telur, buah-buahan tertentu.
 Bila nafsu makan ibu berkurang, makanlah makanan yang segar seperti buah, sayur bening, sayur segar lainnya.
 Selama hamil makanlah beraneka ragam setiap hari dalam jumlah cukup dan makanan yang aman bagi kesehatan.
 Ibu hamil harus makan dan minum lebih banyak daripada saat tidak hamil.
 Selama hamil sebaiknya tidak melakukan pekerjaan yang berat.
2. Pemberian tablet Fe.
Ketentuan pemberian tablet Fe untuk ibu hamil yaitu:
 Sehari 1 tablet selama minimal 90 tablet.
 Dimulai pada waktu pertama kali pemeriksaan hamil.
 Diberikan tanpa pemeriksaan Hb.
 Bila bumil telah melahirkan tapi Fe yang dimakan belum mencukupi 90 tablet, maka harus diteruskan sampai selesai.

Efek samping:
 Menimbulkan gejala antara lain: mual – muntah, kadang diare / sulit BAB.
 Tinja akan berwarna kehitaman (tapi tidak berbahaya).
Cara makan obat:
 Minum tablet tambah darah setelah makan malam / menghindari gejala efek samping.
 Dianjurkan untuk tidak minum bersama dengan susu, teh, kopi dan tablet kalk.
3. Memodifikasi lingkungan untuk perbaikan gizi.
4. Mendapat perhatian dari keluarga.



G. DAFTAR PUSTAKA
Mansjoer, Arif, dkk, Kapita Selekta Kedokteran, Edisi Ketiga, Jilid I, Media Aesculapius, FKUI, Jakarta.
Catatan kuliah.
Obstetri Fisiologi, Bagian Obstetri dan Ginekologi, FK Unpad – Bandung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar